Perpanjangan (Rollover) Mingguan CFD Kedaluwarsa

Setiap perdagangan CFD memiliki tanggal berakhirnya perpanjangan (rollover) ketika posisi ditutup dan keuntungan dan kerugian diselesaikan pada akhir hari perdagangan. Melalui mekanisme rollover, setelah Contract for Difference berakhir, maka kontrak itu juga mendapat tanggal kedaluwarsa baru.

Friday, 14th of June - CFD Automatic Rollover



Amsterdam25, France40, Spain35, Sweden30, Norway20 and VIXX will be rolled over from the June 2019 contract to the July 2019 contract on the 14th of June, 2019.

Dollar Index, Europe50, Germany30, Italy40, Swiss20, Australia200, UK100, USA2000, USA30, USA500 and USTECH100 will be rolled over from the June 2019 contract to the September 2019 contract on the 14th of June, 2019.

Oil will be rolled over from the July 2019 contract to the August 2019 contract on the 14th of June, 2019.

Platinum and Sugar will be rolled over from the July 2019 contract to the October 2019 contract on the 14th of June, 2019.

Cotton will be rolled over from the July 2019 contract to the December 2019 contract on the 14th of June, 2019.

Bagaimana mekanisme perpanjangan (rollover) tanggal kedaluwarsa?

Setiap order tertunda yang telah ada (yaitu Take Profit, Stop Loss, Entry Limit atau Entry Stop) yang telah dimasukkan pada sebuah instrumen akan disesuaikan secara simetris (poin-per-poin) dan mencerminkan selisih antara harga kontrak yang telah berakhir dan harga kontrak baru pada tanggal perpanjangan (rollover), pada pukul 21:00 GMT.
Pelanggan yang memegang posisi terbuka pada pukul 21:00 GMT di tanggal rollover maka akan disesuaikan dengan selisih antara harga kontrak yang berakhir dan harga kontrak baru melalui biaya atau kredit swap yang akan diproses pada pukul 21:00 GMT, pada saldo mereka.
Jika harga kontrak baru lebih tinggi dari harga kontrak yang telah kedaluwarsa, posisi long (beli) akan dikenakan penyesuaian rollover negatif dan posisi short (jual) akan dikenakan penyesuaian perpanjangan positif.
Mari kita asumsikan bahwa kontrak yang telah kedaluwarsa atas Minyak diperdagangkang di harga $70 dan kontrak baru diperdagangkan di $78.
Jika Anda mempunyai posisi BELI pada 10 kontrak Minyak, ketika tanggal rollover jatuh tempo, maka keuntungan artifisial Anda akan mencatat (belum terealisasi) sebesar $8 (78-70) per masing-masing kontrak yang terbuka, sebab harga Minyak naik dari $70 menjadi $78, menunjang posisi long (beli).
Jika harga kontrak baru lebih rendah dari harga kontrak yang telah kedaluwarsa, posisi long (beli) akan dikenakan penyesuaian rollover positif dan posisi short (jual) akan dikenakan penyesuaian rollover negatif.
Mari kita asumsikan kontrak Minyak yang telah kedaluwarsa diperdagangkang pada harga $71 dan kontrak baru diperdagangkan di $68.
Jika Anda memiliki posisi JUAL untuk 10 kontrak Minyak ketika tanggal rollover, maka keuntungan artifisial Anda tercatat (belum terealisasi) sebesar $3 (71-68) per masing-masing kontrak yang terbuka, karena harga Minyak yang turun dari $71 menjadi $68, menunjang posisi perdagangan short (jual).
Oleh karena itu, penyesuaian rollover negatif akan diproses di akun Anda: Penyesuaian rollover = 10 kontrak x selisih kontrak (71 - 68) x (-1) + 10 kontrak x Spread Minyak x (-1) = -$30 - $0.30 = - $30.30.
Jika Anda memiliki posisi BELI pada 10 kontrak Minyak ketika tanggal rollover, maka kerugian artifisial Anda tercatat (belum terealisasi) sebesar $2 per masing-masing kontrak yang terbuka, karena harga Minyak yang turun dari $71 menjadi $68, merugikan posisi perdagangan long (beli).
Oleh karena itu, penyesuaian rollover positif akan diproses di akun Anda: Penyesuaian rollover = 10 kontrak x selisih kontrak (71 - 68) + 10 kontrak x Spread Minyak x (-1) = $30 - $0.30 = + $29.70.
Untuk menghindari perpanjangan (rollover) CFD, tutup posisi Anda yang terbuka sebelum tanggal rollover